Lagu ini direkam oleh RevolveR(band ku). Lagu berjudul My Kite ini saya ciptakan bersama teman satu band saya yang bernama Adhi. Lagu ini hanya direkam memakai video recorder di HP, jadi maaf kalo jelek. Lagu ini direkam pada tanggal 10 Maret 2011 di Fresh Music Studio di daerah Sukorejo, Wonogiri. Lagu ini direkam dengan formasi saya(Bayu Aji Saputra) sebagai vokalis, lead guitar, Kurnia Adhi Putra sebagai pembetot bass, dan Dyah Luh MR sebagai penggebuk drum. Lihatlah videonya di bawah ini.
Biarkan ide mu mengalir bagaikan air, namun jangan biarkan aliran ide orang lain mengaliri ide mu....
Blog yang berisi berbagai tulisan dari hati saya. Diberdayakan oleh Blogger.
Waktu
Blog Archive
Labels
- Buddy Holly (1)
- Buku (1)
- Cinta (1)
- Game (1)
- George Harrison (1)
- Jakarta (1)
- John Lennon (2)
- Lagu Ciptaanku (1)
- Lonnie Donegan (1)
- Lucu (1)
- Musik (2)
- Nowhere Boy (1)
- OVJ (1)
- Paul McCartney (1)
- Renungan (1)
- RevolveR (2)
- Rock n' Roll (1)
- Skiffle (1)
- Sm*sh (1)
- The Beatles (4)
- The Quarrymen (2)
- The Temptations (1)
Blogroll
Lonnie Donegan
Lonnie Donegan adalah seorang musisi skiffle yang terkenal di tahun 1060-an. Ia dikenal sebagai "Raja skiffle" dan sering dicatat sebagai orang yang berpengaruh besar pada generasi musisi Inggris yang menjadi terkenal di tahun 1960-an. Skiffle adalah musik yang instrumennya menggunakan perabotan rumah tangga. Guinness Book of British Hit Singles & Albums menyatakan Lonnie Donegan adalah "Yang paling berhasil dan berpengaruh pada rekaman musisi Inggris sebelum The Beatles. Dia menorehkan sampai 24 kali berturut-turut Top 30 hits, dan orang Inggris pertama yang mencetak dua U.S. Top 10s". Salah satu lagunya diberi judul "500 Miles Away From Home", "Farewell", "Putting On The Style" dan lain-lain. Jika ingin mendengarkan lagunya, dengarkan saja dibawah ini.
"Farewell"
"Putting On The Style"
“You Know What To Do”
“You Know What To Do” adalah salah satu lagu pertama yang ditulis oleh George Harrison dengan The Beatles. Lagu ini direkam pada tanggal 3 Juni 1964 dan baru dirilis pada tahun 1995 di album Anthology 1. Pada saat lagu ini direkam, Ringo Starr jatuh sakit sehingga tidak mampu berlatih bersama The Beatles, sehingga drummer pengganti, Jimmie Nicol menggantikan Ringo Starr untuk berlatih dengan The Beatles. Pada lagu ini, George Harrison yang menjadi penyanyi utama, dan John Lennon yang menabuh rebana. Jika ingin mendengarkan lagunya, dengarkan saja di bawah ini.
“You Know What To Do”
Parodi I Heart You(Sm*sh) ala OVJ
Wajah Sule dkk memang tak seganteng para personil Sm*sh. Tapi mereka jelas lebih lucu. Para pendukung Opera van Java rupanya kini melebarkan sayap ke dunia lain selain komedi. Mereka kini menyanyi. Lucu-lucuan, tentu saja. Toh 'lagu' pertama yang mereka rilis adalah parodi lagu yang sedang naik daun saat ini yang dipopulerkan oleh boyband Sm*sh, I Heart You.
Bukan hanya liriknya yang dipelesetkan ("You know me so well" menjadi "Bibirmu dower"), mereka pun memparodikan video klipnya. Ehm, maksudnya, memparodikan sebagian kecil video klipnya. Sisanya ya adegan komedi ala OVJ. Apalagi di video klip parodi ini mereka menggunakan 'model video klip' yang tak biasa: seekor ular dan buaya. Hidup pula. Bayangkan saja reaksi Nunung saat melihat dua binatang buas tersebut. Kira-kira dia ngompol lagi kah?
Jika penasaran dan ingin melihat video klipnya, lihat saja di bawah ini.
Bukan hanya liriknya yang dipelesetkan ("You know me so well" menjadi "Bibirmu dower"), mereka pun memparodikan video klipnya. Ehm, maksudnya, memparodikan sebagian kecil video klipnya. Sisanya ya adegan komedi ala OVJ. Apalagi di video klip parodi ini mereka menggunakan 'model video klip' yang tak biasa: seekor ular dan buaya. Hidup pula. Bayangkan saja reaksi Nunung saat melihat dua binatang buas tersebut. Kira-kira dia ngompol lagi kah?
Jika penasaran dan ingin melihat video klipnya, lihat saja di bawah ini.
Jakarta Tanpa Penduduk
Tahukah anda dengan kota Jakarta. Ya, Ibu kota negara Indonesia. Satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Kota dengan penduduk berjumlah 9.588.198 jiwa (2010). Namun, pernahkah anda lihat kota Jakarta tanpa penduduk? Jika belum, ini foto-fotonya. Jika gambarnya terlalu kecil, klik untuk memperbesar.
Kota yang sepi, bukan?
In Spite of All Danger
"In Spite of All Danger" adalah salah satu lagu pertama yang direkam oleh The Quarrymen, kemudian terdiri dari John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, pianis John Lowe dan drummer Colin Hanton.
Lagu ini ditulis oleh McCartney dan Harrison. Lagu ini direkam pada hari Sabtu 12 Juli 1958 di studio rumah Percy Phillips di Liverpool dengan biaya 17 shilling dan enam pence. Lagu ini direkam pada sesi yang sama dengan cover lagu Buddy Holly "That’ll Be The Day". Lagu ini adalah rekaman kedua dari band skiffle yang akan menjadi The Beatles.
Lagu ini ditulis oleh McCartney dan Harrison. Lagu ini direkam pada hari Sabtu 12 Juli 1958 di studio rumah Percy Phillips di Liverpool dengan biaya 17 shilling dan enam pence. Lagu ini direkam pada sesi yang sama dengan cover lagu Buddy Holly "That’ll Be The Day". Lagu ini adalah rekaman kedua dari band skiffle yang akan menjadi The Beatles.
"In Spite of All Danger" tidak dirilis ke publik sampai itu dirilis di koleksi Anthology 1 tahun 1995 bersama dengan "That’ll Be The Day". Lagu itu direkam ulang pada tahun 2010 pada film biografi "Nowhere Boy" yang lebih jelas lyric dan suaranya ketimbang versi The Quarrymen. Jadi dengarkan lagunya.
"In Spite of All Danger" versi The Quarrymen
"In Spite of All Danger" versi Nowhere Boy
The Beatles: Rock Band Video Game
The Beatles: Rock Band adalah permainan video 2009 musik yang dikembangkan oleh Harmonix Music Systems, yang diterbitkan oleh MTV Games, dan didistribusikan oleh Electronic Arts. Ini adalah rilis konsol ketiga utama dalam musik seri Rock Band video game, di mana pemain dapat mensimulasikan memainkan musik rock dengan menggunakan kontroler berbentuk seperti alat musik. The Beatles: Rock Band adalah video game pertama dalam seri, dan berpusat di sekitar populer grup rock Inggris The Beatles.
Permainan ini memiliki gambaran virtual dari empat anggota band tampil lagu-lagu sepanjang sejarah band, termasuk penggambaran dari beberapa pertunjukan terkenal mereka hidup, serta sejumlah "dreamscape" urutan lagu dari Abbey Road sesi rekaman Studios pada kelompok studio tahun. Soundtrack permainan ini terdiri dari 45 lagu Beatles, lagu-lagu tambahan dan album oleh The Beatles yang dibuat tersedia untuk permainan sebagai konten download.
Permainan ini memiliki gambaran virtual dari empat anggota band tampil lagu-lagu sepanjang sejarah band, termasuk penggambaran dari beberapa pertunjukan terkenal mereka hidup, serta sejumlah "dreamscape" urutan lagu dari Abbey Road sesi rekaman Studios pada kelompok studio tahun. Soundtrack permainan ini terdiri dari 45 lagu Beatles, lagu-lagu tambahan dan album oleh The Beatles yang dibuat tersedia untuk permainan sebagai konten download.
Permainan ini dirilis secara internasional pada tanggal 9 September 2009, bertepatan dengan rilis baru, remaster versi compact disc The Beatles album. Ini menggabungkan banyak fitur gameplay dari seri Rock Band, namun bukan merupakan paket ekspansi untuk seri Rock Band dan konten untuk itu dan lainnya Rock Band judul tidak lintas yang kompatibel. Co-founder Harmonix Alex Rigopulos menggambarkan permainan sebagai "... sebuah baru, produksi judul permainan lengkap dibangun dari bawah ke atas." Mekanika Gameplay sedikit berbeda dari sebelumnya game Rock Band, termasuk penambahan sistem tiga bagian harmoni vokal.
Permainan ini dikembangkan dengan berkat dan masukan kritis dari Apple Corps, termasuk mantan anggota Beatles Sir Paul McCartney dan Ringo Starr, yang keduanya dibuat penampilan publik mendukung permainan. George Harrison anak Dhani membantu menjembatani diskusi antara Harmonix dan Apple Corps, sedangkan Giles Martin, anak dari produser musik The Beatles, George Martin, memastikan high-fidelity versi The Beatles' lagu akan tersedia.
The Beatles: Rock Band diterima dengan baik oleh pers, baik sebagai sarana asli mengalami musik dan sejarah dari The Beatles dan sebagai permainan musik video standalone. Meskipun penjualan game dianggap terhormat, dengan lebih dari setengah juta unit yang terjual selama bulan pertama rilis di Amerika Serikat, para analis telah memproyeksikan lebih besar volume penjualan dan disebabkan penjualan yang lebih rendah untuk kepentingan berkurang dalam genre permainan irama dan permainan video industri pemulihan dari resesi akhir tahun 2000.
Langganan:
Postingan (Atom)
Pasang Banner
Followers
About Me
- Bayu Aji Saputra
- Wonogiri City, Central Java, Indonesia
- Hanya seorang anak biasa, yang suka bermusik, cinta alam, dan persahabatan.... ♥ 314

















